JoomlaTemplates.me by Cheap Hosting
  • Memasuki abad kedua peran BLI dalam bidang lingkungan hidup dan kehutanan, terutama di era pandemi Covid-19 ini, Dr. Agus Justianto, Kepala BLI berpesan, ”Dirgahayu FORDA, siapkan diri menghadapi new normal
  • Pembinaan Sekretaris Badan Litbang dan Inovasi di BP2LHK Manado: “Edutainment” Konsep Wisata Ilmiah Berbasis Penelitian dan Pengembangan di BP2LHK Manado
  • Pelatihan/magang petugas dokter hewan dan animal keeper suaka Anoa dan Babirusa di Sulawesi serta anggota petugas Wildlife Rescue Unit (WRU) Sulawesi di BP2LHK Manado
  • BP2LHK Bekerjasama dengan ITTO melalui Proyek PD 646/12 Rev.3 (F) “Initiating the Conservation of Cempaka Tree Species (Elmerrillia spp.) through Plantation Development with Local Community Participation in North Sulawesi, Indonesia” mengadakan kegiatan pelatihan persemaian dan penanaman Cemapaka sebagai salah satu bentuk Hilirisasi produk Litbang ke masyarakat
  • Rumah Panggung Khas Minahasa dengan Bahan Baku kayu Cempaka Wasian
  • “Anoa School Outreach” Penguatan Kapasitas Diseminasi Litbang Unggul Melalui Pendidikan Konservasi Sejak Usia Dini
  • Anoa (Buballus sp.) di Anoa Breeding Centre BP2LHK Manado
  • Sistem Agroforestry Sebagai Instrumen Kemitraan di KPHP Model Pogar
  • Klinik Anoa Breeding Centre BP2LHK Manado bukti komitmen PT. Cargill Indonesia peduli konservasi satwa endemik yang dilindungi
  • Peningkatan kapasitas ABC BP2LHK Manado melalui Training Workshop di Zoo Leipzig Jerman
  • Rocky Pejantan Muda Yang Siap Membantu Rambo Meningkatkan Populasi Anoa di Anoa Breeding Centre Manado

Penanganan Karhut di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani

Ditayangkan: Selasa, 02 April 2019
 
Sembalun, 21 Oktober 2019. Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) berupaya melakukan pemadaman Kebakaran yang terjadi sejak hari Sabtu (19/10/2019) di dalam kawasan, dari beberapa titik hotspot yang berada di Jempong Borok, wilayah kerja Resort Sembalun, Seksi Pengeloaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II pada koordinat S 08°20'20.4 E 116°28'35.5 telah dapat dikendalikan pada hari Minggu (20/10/19) pukul 16.15 WITA dan luas area yang terbakar diperkirakan 8 Hektare. Kemudian pukul 16.30 WITA, tim bergerak ke arah hotspot lain yang berada di dekat Pos II Jalur Pendakian Sembalun pada koordinat S 08°21'02.0 E 116°28'17.6. Hingga pukul 21.38 WITA, tim masih melakukan upaya pemadaman yang dibantu oleh 6 orang masyarakat. Luas area yang terbakar belum bisa di ketahui.
 
Dilihat: 18929