Sosialisasi Perka LIPI NO.14 tahun 2018 di BP2LHK Manado

Kategori: Berita Utama Ditayangkan: Jumat, 26 Oktober 2018 Ditulis oleh Administrator

BP2LHK MANADO (Manado, 25/10/2018)Pada hari Kamis Tanggal 25 Oktober 2018 Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Manado mendapat kunjungan dari Dr. Ir. Hendra Gunawan, M.Si Peneliti Utama pada Puslitbang Hutan. Kedatangan beliau dalam rangka pembinaan peneliti dan sosialisasi perka LIPI nomor 14 Tahun 2018. Aturan baru tersebut berlaku mulai tahun 2019, salah satu syarat yang tercantum menyebut tentang kualifikasi pendidikan peneliti yaitu harus minimal S2 dalam jangka waktu 2019-2023 dan beberapa aturan terkait angka kredit dan pengajuannya.

Peneliti BP2LHK Manado besyukur dengan adanya sosialisasi ini, karena peneliti dapat bertanya dan berdiskusi terkait aturan baru tersebut. selain sosialisasi peraturan baru, Pak Hendra Gunawan juga menyampaikan beberapa materi terkait kegiatan penelitian dan . Menurut pak hendra gunawan, dalam melakukan penelitian terkadang diperlukan kolaborasi bersama pihak salah satunya untuk meningkatkankan kualitas paper para peneliti, maka dari itu kolaborasi antar institusi, akademisi dan lintas ilmu sangatlah penting. Pak hendra gunawan juga meganjurkan agar peneliti pandai berkomunikasi agar dapat menjadi nilai tambah untuk peneliti itu sendiri. Peran kepala balai dan pimpinan dalam kegiatan penelitian juga tak kalah pentingnya, tanpa support dari pimpinan, peneliti mungkin saja tidak dapat menjalankan fungsi dan tugas pokoknya secara maksimal, lanjut pak hendra gunawan. Setelah sosialisasi peraturan baru dilanjutkan dengan paparan tentang penulisan karya tulis ilmiah, banyak hal penting yang didapat peneliti dari paparan tersebut. Point utama yang harus ditegaskan pada bab pendahuluan adalah kenapa penelitian penting untuk dilakukan. Tinjauan pustaka sebaiknya diberi sebanyak-banyaknya, tujuannya untuk menunjukkan bahwa penelitian dapat bersinergi dengan orang lain (state of the art). Rumusan masalah harus menegaskan bahwa sesuatu haruslah melalui penelitian, bukan karena peneliti belum tahu maka perlu penelitian. Untuk memecahkan suatu masalah memang harus melalui penelitian.

Menuliskan Kesimpulan penelitian harus sejalan dengan judul dan bukan menyingkat dari hasil. Seringkali dalam menuliskan tujuan, orang tidak focus dengan judul dan tidak menjawab tujuan. Beberapa kesalahan dalam metode penelitian juga penting untuk diketahui, contoh kesalahan dalam membuat metode adalah tidak menyebut lokasi geografis, metode tidak tepat, tidak menunjukkan peta lokasi, terlalu sederhana atau tidak tajam dan tidak statistic. Selain itu, hasil dan pembahasan dalam sebuah paper juga sangat menentukan kualitas dari paper. Disebutkan Pak Hendra Gunawan, banyak peneliti membuat hasil dan pembahasan hanya memotret namun tidak membahas. Argument sebaiknya dibackup dengan referensi. Meskipun judul penelitian hanya berisi beberapa kata, namun dalam memilih judul haruslah aplikatif, aplikatif berarti dapat diaplikasikan dan diterapkan secara teknis dan mudah untuk diaplikasikan. Penelitian diusahakan orisinil dan ada terkandung kebaharuan didalamnya (novelties). Peneliti dituntut untuk kreatif dan dapat menciptakan terobosan baru dalam membuat suatu penelitian. Hasil penelitian yang kreatif dan inovatif diharapkan dapat mempunyai impact yang besar untuk masyarakat utamanya dalam hal peningkatan ekonomi.

Seperti yang diketahui penelitian harus menjawab 5W1H, yaitu (why, who, what,when, where, how?). pertanyaan why selama ini diketahui digunakan untuk menanyakan mengapa penelitian dilakukan, tapi hal yang paling sesuai untuk pertanyaan tersebut adalah mengapa riset ini penting untuk dilakukan. Begitupun dengan who, what, when, where dan how. Who bukan menyakan siapa yang melakukan penelitian, namun siapa yang menggunakan penelitian. What bukan menggunakan apa yang dipakai untuk penelitian, namun apa yang bisa dikontribusikan dari riset ini. When bukan menanyakan kapan riset dilakukan, namun kapan hasil riset ini selesai dan dapat diaplikasikan. Where bukan menanyakan dimana riset dilakukan, namun dimana hasil riset diaplikasikan (bisa dalam konten tempat/level regional, nasional, dan internasional). Terakhir how, bukan menanyakan bagaiman riset dilakukan, namun bagaimana riset bisa ditransfer kepada pengguna.

Demikian, paparan tersebut sangat menarik dan informative sehingga dapat menambah pengetahuan bagi peneliti dalam melakukan penelitian tidak hanya sekedar meneliti tapi juga dapat memahami dampak dari penelitian yang dilakukan. (***AW)

Artikel terkait     :

The 3rd PSC Meeting of ITTO, BP2LHK Manado Bisa Menjadi Centre of Excelence of Cempaka

Tingkatkan Kemampuan Karyawan, PT. MSM-TTN Adakan Inhouse Training di BP2LHK Manado

Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing Peneliti Dalam Jurnal Wasian

“Deandra” Nama dari Menko Perekonomian Darmin Nasution untuk Anoa BP2LHK Manado pada Puncak Acara Hari Konservasi Alam Nasional

Jelang Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN), Kelahiran Anoa Ketiga di ABC BP2LHK Manado adalah Keberhasilan Dunia Konservasi di Indonesia

ABC BP2LHK Manado Kembali Berhasil Tingkatkan Populasi Anoa Melalui Kelahiran Bayi Anoa Yang Ketiga

Komitmen Dukung Pelestarian Anoa di ABC BP2LHK Manado, PT. Cargill Indonesia akan Bangun Klinik Hewan Pertama di Sulawesi Utara

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

                         

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado

Jl. Raya Adipura Kel. Kima Atas, Kec. Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Indonesia)

 

Email :

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Website :

www.manado.litbang.menlhk.go.id

www.balithut-manado.org

E-Jurnal :

http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JWAS

Dilihat: 42