Kiprah BP2LHK Manado dalam 5th International Conference of Indonesia Forestry Researchers Expo 2019 (5th INAFOR EXPO 2019)

Kategori: Berita Utama Ditayangkan: Jumat, 30 Agustus 2019 Ditulis oleh Administrator

BP2LHK MANADO (Bogor, 30/08/2019)_Badan Litbang dan Inovasi (BLI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali mengadakan Konferensi International INAFOR yang pada tahun 2019 ini mengusung tema " Enforcing Forest Restoration and Waste Management for Better Environment and Socio-Economic Benefits ", dan berlangsung di IPB Convention Centre dan Kampus Badan Litbang dan Inovasi Gunung Batu Bogor 26-30 Agustus 2019.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diwakili Kepala Badan Litbang dan Inovasi KLHK, Dr. Ir. Agus Justianto, M.Sc memberikan sambutan sekaligus membuka 5th International Conference of Indonesia Forestry Researchers  Expo  2019 (27/08/19) mengatakan bahwa 5th INAFOR  Expo  merupakan upaya strategis penguatan ketahanan nasional bidang lingkungan hidup dan kehutanan berbasis kinerja riset dan pengembangan inovasi. “kegiatan ini merupakan kesempatan untuk berbagi hasil riset khususnya tentang restorasi hutan dan pengelolaan limbah, menunjukkan keberhasilan pada implementasi sains, membangun kesadaran bersama dan networking serta meningkatkan kapasitas SDM peneliti”.

Sementara itu Sekretaris Badan Litbang dan Inovasi KLHK, Dr. Ir. Sylvana Ratina, M.Si ketika membacakan laporan panitian menambahkan bahwa selama 4 hari, para ahli dan peneliti dari berbagai institusi di Indonesia dan juga mancanegara akan mempresentasikan lebih dari 200 paper iptek dan inovasi restorasi hutan dan pengelolaan limbah. “5th International Conference of Indonesia Forestry Researchers  Expo  2019 ini dihadiri oleh 38 keynote speaker serta 163 presenter oral dan 28 poster dari lima sub tema yang diangkat pada INAFOR 2019 ini” tambah Sylvana.

Terdapat lima sub tema yang diangkat pada INAFOR 2019 ini yaitu (1) Adopting the renewable bioenergy and waste utilization to support circular economy and sustainable environment; (2) Innovative solution for managing tropical forest and conserving biodiversity to support SDG; (3) Translating science into climate policy and action; (4) managing forest genetic resources in changing environment and landscape; (5) The role of science and technology to support the improvement of environmental quality.

Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Manado yang selalu berpartisipasi aktif mengetengahkan beberapa publikasi dalam INAFOR kali ini.  Selain presentasi paper dan poster dari peneliti BP2LHK MANADO, materi publikasi dari BP2LHK MANADO juga tidak kalah menarik seperti buku, booklet, leaflet, poster serta video-video riset.

Untuk presentasi paper, peneliti BP2LHK MANADO, Diah Irawati Dwi Arini, S.Hut, M.Si , mempresentasikan paper dengan judul “A Review of Anoa Conservation Efforts in Sulawesi, Indonesia”. Publikasi ini sendiri merupakan output dari kegiatan pengembangan Breeding Centre of Anoa yang di lakukan BP2LHK MANADO.  Sedangkan untuk presentasi poster, Peneliti  BP2LHK MANADO, Julianus Kinho, S.Hut, M.Sc yang mewakili Arif Irawan, S.Si mempresentasikan poster dengan judul “The Effect of Some Extreme Plant Media on the Growth of Red Jabon Seed (Anthocephalus macrophyllus (Roxb.) Havil”.  

Selain itu juga tak ketinggalan 2 (dua) Peneliti BP2LHK MANADO yang sedang menempuh tugas belajar yaitu  , Ady Suryawan, S.Hut dan Margaretta Christita, S.Hut juga mempresentasikan paper masing-masing berjudul “Scientific approaches to address challenges the biodiversity sustainable utilization on small island : case study Marampit Island “ dan “Thaprina as Model Plant Pathogenic Yeasts Infecting Forest and Model Plant Species”. Untuk Ady Suryawan, S.Hut Publikasi “Scientific approaches to address challenges the biodiversity sustainable utilization on small island : case study Marampit Island “ ini sendiri merupakan output dari kegiatan pengembangan Optimalisasi daya dukung (kehidupan) pulau perbatasan melalui peningkatan kapasitas masyarakat.

Rangkaian acara INAFOR Expo  2019 ini juga dilakukan kunjungan (Open Day) pada hari ke-empat ke kampus Badan Litbang dan INovasi di Gunung Batu Bogor(30/08/19). Open day ini bertujuan untuk mendekatkan BLI dengan masyarakat, menjalin komunikasi interaktif dan menjadikan Kampus BLI sebagai kampus riset dan pendidikan bagi publik serta eduwisata. Dikemas dalam bentuk edutainment dan competitions, kegiatan open day meliputi bedah buku talkshow, lomba vlog, lomba mewarnai, coaching clinic, tour Kampus BLI dan diakhiri dengan acara penutupan INAFOR 2019.***(Muhammad Farid)

Dokumentasi : Muhammad Farid 

 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

                         

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

 Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado

Jl. Raya Adipura Kel. Kima Atas, Kec. Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Indonesia)

 

Email :

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Website :

www.manado.litbang.menlhk.go.id

www.balithut-manado.org

E-Jurnal :

http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JWAS

Dilihat: 272