Call For Paper

Banner

Employee of The Week

Banner

Link

Banner
Banner
Banner

North Sulawesi Forestry

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

Information & Complaint

Banner
Kunjungan Wisatawan Jerman ke ABC

Antusias Wisatawan Jerman Kagumi Anoa di Anoa Breeding Centre Manado

(Enthusiastic of Germany Travelers Admire Anoa in Anoa Breeding Centre Manado)


BP2LHK MANADO (Manado, 13/09/2016)_Anoa Breeding Centre (ABC) Manado kembali dikunjungi tamu wisatawan dari Jerman (6/9). Mereka adalah Madeline Kopp yang berprofesi sebagai social insurance, Stephan Rink seorang industrial Engeneering, dan Michael Leitzinger, pemilik salah saru resort ternama di kota Tomohon, Sulawesi Utara. Mereka khusus datang untuk melihat langsung Anoa, salah satu satwa endemik Sulawesi.

“Saya baru tahu kalau disini ada tempat seperti Anoa Breeding Centre. Kita bisa lihat Anoa secara langsung, mengagumkan!,” kata Leitzinger mengungkapkan keterkejutannya.

Anita Mayasari, S.Hut, selaku manager ABC di Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Manado menjelaskan kepada Michael Leitzinger dkk bahwa ABC merupakan salah satu bentuk upaya konservasi ex situ satwa Anoa yang diinisiasi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Pebruari Tahun 2015.

Lebih lanjut Mayasari menjelaskan bahwa selain penelitian terkait breeding, di ABC juga dikembangkan kegiatan lain seperti kegiatan Volunteer, kunjungan pendidikan konservasi ke sekolah-sekolah di Manado, serta wisata edukasi yang tujuannya untuk memperkenalkan upaya pelestarian Anoa kepada masyarakat luas baik secara nasional hingga internasional. Seperti halnya kunjungan dari wisatawan mancanegara yang dilakukan oleh Michael Leitzinger dan kawan-kawannya.

Leitzinger mendapatkan informasi mengenai ABC dari salah seorang temannya yang juga bekerja di bidang pariwisata dan tertarik datang untuk melihat secara langsung. Sebagai salah seorang pengusaha Resort, Leitzinger juga mengikuti segala informasi mengenai keanekaragaman hayati Sulawesi Utara, baik flora maupun faunanya karena kedua hal tersebut merupakan aset wisata yang resortnya tawarkan kepada para pengunjung resortnya.

Melalui atraksi wisata pengamatan langsung di alam, Leitzinger ikut memperkenalkan kekayaan hayati Sulawesi kepada masyarakat luas. Dia juga mengapresiasi keberadaan ABC yang berkontribusi dalam upaya pelestarian Anoa satwa yang saat ini terancam punah.

“Ini bagus sekali, sekarang saya bisa ajak tamu-tamu saya melihat Anoa secara langsung, dekat lagi,” cetus Leitzinger.

Leitzinger mengungkapkan bahwa selama ini dia menawarkan trip berpetualang dan berkemah selama beberapa hari di Suaka Margasatwa Nantu untuk mengamati Babirusa (Babyrousa babyrussa) dan berharap dapat melihat Anoa. Namun sayangnya belum pernah bertemu dengan Anoa.

Hal ini kemudian dijelaskan oleh Diah Irawati Dwi Arini, S.Hut, M.Sc, selaku peneliti Anoa, “Mengingat sifatnya yang soliter dan memiliki indera penciuman yang tajam, anoa dapat mencium keberadaan manusia sejauh berkilo-kilo meter di depannya. Sehingga satwa pemalu ini langsung menghindar dan bersembunyi masuk ke dalam hutan, itu sebabnya sulit bertemu Anoa di alamnya,” jelasnya.

Senada dengan Leitzinger, Madeline Kopp dan Stephan Rink juga sangat senang dan takjub ketika melihat Anoa. Mereka jauh-jauh datang dari Jerman hanya untuk melihat langsung Anoa.

“Lihat hewan-hewan ini, mereka sangat menakjubkan, lihat tanduknya! Wow.....ini keren!”, Madeline Kopp berkata antusias.

Kopp bercerita bahwa ternyata sebelumnya dia pergi ke Leipzig Zoological Garden atau Leipzig Zoo, sebuah kebun binatang terbesar di Jerman yang telah ada sejak sebelum Perang Dunia II dengan luasan total 27 ha. Leipzig Zoo telah berhasil mengembangbiakkan anoa sejak puluhan tahun lalu. Anoa hidup di area Gondwanaland, miniatur hutan tropis indoor terbesar di dunia.

“Anoa disana lebih kecil dibandingkan yang ada di ABC. Ketika aku membaca asalnya dari Indonesia, aku berkata pada Stephan Rink, Ayo kita pergi ke Indonesia!,” kata Kopp.

“Dan sekarang kami disini melihat Anoa di depan mata kami, betul-betul pengalaman berharga, Keren!!,” Stephan Rink menambahkan.

Disaat memandu, Mayasari menceritakan bahwa pada awal Januari 2016, ABC telah melakukan kerjasama dengan Leipzig Zoo. Mereka mengirimkan keeper untuk meberikan pelatihan kepada keeper dan staff ABC terkait cara pemeliharaan Anoa yang tepat.

Michael Leitzinger dkk juga berkenalan dengan Lilli Steinle, volunter di ABC yang kebetulan sekali juga berasal dari Jerman. Saat itu Lilli sedang didampingi oleh Adven T.A.J Simamora, dokter hewan yang bertugas merawat kesehatan Anoa.

“Saya sangat senang menjadi relawan disini merawat anoa dan berkenalan dengan banyak orang-orang yang keren, yang peduli dengan kelestarian satwa liar,” kata Lilli.

Anoa Breeding Centre melalui beragam kegiatannya berusaha berkontribusi dalam upaya pelestarian dan penyebarluasan informasi terkait Anoa agar masyarakat tahu, kenal, dan peduli akan kelestarian Anoa. Mari Jo Torang Jaga dan Selamatkan Anoa! Untuk Masa Kini dan Masa Akan Datang.***(Anita Mayasari)

 

Dokumentasi: Harwiyaddin Kama

 

Artikel terkait :

Berita FORDA_Pendidikan Konservasi Anoa di SD GMIM Kima Atas dan SD Inpres Mapanget Barat, Manado

Berita FORDA_Kekuatan Jejaring Pemuda dan Sosial Media Dalam Mendukung Konservasi

Volunteer Activities: “A Story of Conservation Experience and Shortcut to improve your English Skill”

Kegiatan Volunteering Mewarnai Geliat Konservasi Anoa

Berita FORDA_Keberadaan Dokter Hewan, Untuk Memenuhi Kebutuhan Perawatan & Pemeliharaan Anoa

Berita FORDA_Gubernur Dukung Anoa Breeding Centre BP2LHK Manado

Berita FORDA_Konservasi Anoa, Menyentuh Hati Biologist Rusia

Berita FORDA_BP2LHK Manado Gandeng Mitra dalam Upaya Konservasi Anoa

Kegiatan Volunteering Mewarnai Geliat Konservasi Anoa

Anoa Breeding Centre Gagasan Konservasi Anoa

------------------------------------------------------------------------------------

Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado

Jl. Raya Adipura Kel. Kima Atas, Kec. Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Indonesia)

Email :

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Website :

http://bpk-manado.litbang.dephut.go.id

http://balithut-manado.org

E-Jurnal :

http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JWAS

 

Share
Last Updated on Monday, 26 September 2016 01:44