Call For Paper

Baner

Bintang Minggu ini

Baner

Form Kunjungan

Baner

Link

Baner
Baner
Baner

UPT Kehutanan SULUT

Baner
Baner
Baner
Baner
Baner
Baner

Informasi & Pengaduan

Baner
Kelahiran Anoa (Buballus .sp)_Harapan Baru Konservasi di Indonesia
Kamis, 09 Februari 2017 06:45

Kelahiran Anoa (Buballus .sp) : Harapan Baru Konservasi di Indonesia

(Birth of Anoa: A New Hope of Conservation in Indonesia)


BP2LHK MANADO (Manado, 09/02/2017)_Anoa (Buballus sp.) menjadi salah satu pengisi keanekaragaman hayati di kawasan Wallacea yang perlu diperjuangkan kelestariannya. Anoa adalah hewan endemik Sulawesi yang saat ini termasuk dalam kategori genting dan dilindungi oleh Undang-undang No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Anoa juga digolongkan sebagai satwa terancam punah dalam IUCN Red List Of Threatened Animal (The International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources) dan masuk ke dalam Apendix I CITES (The Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Flora and Fauna).

Pada tahun 2011, Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Manado menjalin kerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara sebagai salah satu upaya untuk melestarikan anoa secara ex situ melalui kegiatan penelitian dan pengembangan. Pada tanggal 5 Pebruari 2015, kegiatan konservasi ex situ anoa atau yang lebih dikenal dengan sebutan Anoa Breeding Centre (ABC) BP2LHK Manado diresmikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ibu Siti Nurbaya Bakar.

Sampai tahun 2016, anoa yang berada di kandang BP2LHK Manado berjumlah 7 ekor anoa yang terdiri dari 2 ekor anoa jantan dan 5 ekor betina. Anoa tersebut merupakan hasil sitaan dan penyerahan secara sukarela dari masyarakat ke BKSDA Sulawesi Utara untuk dibesarkan dan dikembangbiakkan melalui kegiatan penelitian dan pengembangan di BP2LHK Manado.

ABC BP2LHK Manado sebelumnya telah melakukan dua kali perkawinan secara alami namun anak anoa belum selamat pada saat proses kelahiran, kelahiran tersebut tercatat pada:

1. Anoa Denok pada tanggal 16 Agustus 2015 (kendala: belum ada dokter tetap)

2. Anoa Ana pada tanggal 23 Juni 2016 (dokter hewan support dari PT. Cargill, tetapi Anoa belum dipindahkan di kandang yang luas).

Dari kejadian tersebuat peneliti di ABC BP2LHK Manado menyimpulkan beberapa pengalaman yang bisa dipetik antara lain: perlunya dokter hewan yang standby di kandang untuk memeriksa kesehatan dan penanganan kelahiran, kemudian Anoa yang hamil perlu dipindahkan ke kandang yang luas agar menyerupai habitat aslinya dan anoa bisa banyak bergerak, serta Standar Operasional Prosedur (SOP) sangat penting dalam penanganan kelahiran anoa.

Penantian panjang kelahiran Anoa di ABC BP2LHK Manado akhirnya berakhir pada Selasa 7 Pebruari 2017 (07/02/2017 pukul 17.20 Wita) Anoa Denok yang dikawinkan dengan Anoa Rambo pada periode Maret-Mei 2016 melahirkan bayi Anoa dengan berat 5,2 Kg serta panjang 49 cm secara normal dengan di bantu tim ABC dan dokter Hewan ABC. Peristiwa langkah ini tentu saja sangat membanggakan sekaligus mengembirakan mengingat Anoa adalah salah satu spesis endemik Sulawesi yang terancam punah.

“Belajar dari kejadian kemarin, kami tidak ingin terulang lagi makanya sebelumnya kami sudah menyusun SOP untuk penanganan kelahiran Anoa agar segala kemungkinan yang terjadi pada proses kelahiran bisa kami cover dengan prosedur yang benar”, begitu ujar Margaretta Christita, S.Hut peneliti sekaligus Humas di ABC BP2LHK Manado pada saat Konferensi Pers Kelahiran Anoa.

Pentingnya SOP juga sangat dirasakan oleh drh. Adven TAJ Simamora Dokter Hewan di ABC BP2LHK Manado pada saat membantu proses kelahiran Anoa. Anoa Denok sudah terlihat menyendiri sekitar pukul 11.00 dan dari pengematan kami melalui CCTV proses kontraksi terjadi pada pukul 14.00 awalnya kami hanya memantau dan membiarkan secara alami proses persalinan tersebut apalagi pada pukul 15.50 kaki bayi Anoa sudah terlihat keluar,akan tetapi setelah beberapa lama ternyata tak kunjung melahirkan, sehingga sesuai SOP tim memutuskan untuk mengambil tindakan”, kata drh. Adven.

Menurut drh. Adven langkah Tim ABC untuk mengambil tindakan pada saat itu terbukti tepat karena kondisi bayi Anoa dalam posisi Distoksia atau dalam istilah manusia sungsang. Hal ini menyebabkan induk Anoa Denok kesulitan untuk melahirkan, apabila tidak dilakukan tindakan sesuai SOP dikhawatirkan akan mengancam nyawa Anoa itu sendiri. “ Kami mulai melakukan tindakan penanganan dengan melakukan reposisi dan penarikan bayi Anoa yang sungsang tersebut pada pukul 17.16 dan empat menit kemudian bayi Anoa lahir. Penanganan yang kami lakukan ini tentunya sesuai dengan SOP agar induk Anoa tidak stres. Selain itu, kami tegaskan tidak ada perlakuan kasar, karena ini juga bisa membuat bayi maupun induk Anoa menjadi tidak nyaman," tutur drh. Adven.

Kelahiran Anoa ini tentu saja membawa angin segar dan harapan baru bagi Konservasi di Indoneisa mengingat populasi Anoa yang terus menurun. Diah Irawati Dwi Arini, S.Hut, M.Sc. peneliti Anoa di BP2LHK Manado mengatakan bahwa menurut data dari IUCN redlist jumlah Anoa dewasa yang ada sekarang hanya sekitar 2500an ekor saja. “Perburuan dan kerusakan habitat Anoa adalah penyebab utama menurunnya populasi Anoa di alam karena Anoa di golongkan sebagai Forest Depending Species dimana dia sangat tergantung sekali hidupnya dengan hutan, Jadi kalau hutan rusak kelangsungan hidupnya pasti sangat terancam”, ujar Arini.***(Muhammad Farid)

 

Artikel terkait :

Fokus Litbang_Harapan Baru Konservasi Anoa di BP2LHK Manado

Berita FORDA_Konferensi Pers Kelahiran Anoa di BP2LHK Manado

Konferensi Pers Kelahiran Anoa (Buballus sp.) di ABC BP2LHK Manado

ABC Manado in action 2017

Berita FORDA_Aliansi Tompotika Berburu Ilmu Konservasi Anoa Ke ABC

Berita FORDA_BP2LHK Manado Dikling ke Anak Anak Balita

Berita FORDA_Delegasi ACIAR Kagumi ABC dan Arboretum yang dibangun BP2LHK Manado

Berita FORDA_Sinergi Berbagai Pihak Dalam Pengembangan Anoa Breading Center BP2LHK

Berita FORDA_Pendidikan Konservasi Anoa di SD GMIM Kima Atas dan SD Inpres Mapanget Barat, Manado

Berita FORDA_Kekuatan Jejaring Pemuda dan Sosial Media Dalam Mendukung Konservasi

Volunteer Activities: “A Story of Conservation Experience and Shortcut to improve your English Skill”

Kegiatan Volunteering Mewarnai Geliat Konservasi Anoa

Berita FORDA_Keberadaan Dokter Hewan, Untuk Memenuhi Kebutuhan Perawatan & Pemeliharaan Anoa

Berita FORDA_Gubernur Dukung Anoa Breeding Centre BP2LHK Manado

Berita FORDA_Konservasi Anoa, Menyentuh Hati Biologist Rusia

Berita FORDA_BP2LHK Manado Gandeng Mitra dalam Upaya Konservasi Anoa

Anoa Breeding Centre Gagasan Konservasi Anoa

 

------------------------------------------------------------------------------------

Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado

Jl. Raya Adipura Kel. Kima Atas, Kec. Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Indonesia)

Email :

Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Website :

http://manado.litbang.menlhk.go.id

http://balithut-manado.org

E-Jurnal :

http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JWAS

 

Share