Call For Paper

Baner

Bintang Minggu ini

Baner

Form Kunjungan

Baner

Link

Baner
Baner
Baner

UPT Kehutanan SULUT

Baner
Baner
Baner
Baner
Baner
Baner

Informasi & Pengaduan

Baner
Program Pelatihan Kelompok Tani Jamur Tiram Putih BP2LHK Manado dan PT. Cargill Indonesia-Amurang di Desa Binaan Kawangkoan Bawah, Minahasa Selatan

BP2LHK MANADO (Manado, 07/08/2017)_Sebagai tindak lanjut kegiatan sosialisasi di Kelurahan Kawangkoan Bawah, Minahasa Selatan (21/7), Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Manado dan PT. Cargill Indonesia-Amurang  mengadakan program pelatihan dan pendampingan kelompok tani budidaya jamur tiram putih dengan media sabut kelapa. Kegiatan dilakukan selama 3 hari (2-4 Agustus 2017) kepada 2 kelompok tani yang masing-masing beranggotakan 10 orang wanita. Pemilihan kelompok tani wanita ini merupakan bentuk kerjasama PT. Cargill Indonesia-Amurang, BP2LHK Manado dan Yayasan dokter Sander Bintuna dalam rangka kegiatan pemberdayaan masyarakat. Kelompok tani wanita dianggap sesuai dengan pekerjaan budidaya jamur dengan media sabut kelapa karena kegiatan ini membutuhkan ketekunan dan ketelitian.

“Adanya pelatihan dan pendampingan ini sangat penting karena meski tampaknya mudah, kegiatan pembuatan media tanam dan penanaman bibit jamur ternyata sungguh memerlukan ketelitian karena merupakan pekerjaan yang detail,” Ady Suryawan, S.Hut, peneliti BP2LHK Manado menjelaskan. “Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini penting karena merupakan tahap awal yang menjadi kunci keberhasilan.  Bagi PT. Cargill, keberhasilan ini merupakan capaian tersendiri yang membuktikan peran Cargill bagi masyarakat di sekitar lokasi tempat kami berproduksi,” Marthen Sorongan, Koordinator CSR PT. Cargill Indonesia-Amurang mamaparkan.

Pelatihan dan pendampingan meliputi pemberian materi dan praktek. Kegiatan praktek diawali dengan pencacahan sabut kelapa sebagai pahan utama media tumbuh jamur, dan mencampurkan hasil cacahan dengan bahan lain yaitu dedak, kapur tani dan air. Praktek pengukusan media sebagai langkah sterilisasi dilakukan selama 4 jam, dan pendinginan diakukan selama 12 jam.

Kegiatan Inokulasi dilakukan di ruang tertutup untuk menjaga kebersihan dan meminimalkan terjadinya kontaminasi pada baglog. Setelah di lakukan inokulasi, baglog kemudian disimpan di ruang inkubasi yang dikondisikan tanpa cahaya dan kelembaban yang sesuai.

“Sifat dari pelatihan dan pendampingan ini adalah kegiatan yang berkelanjutan, jadi setelah selesai pelatihan, BP2LHK Manado juga akan melakukan pendampingan pembuatan kumbung, termasuk membuatkan desain kumbung, pembuatan form kartu kontrol kerja dan menjelaskan job description pada masing-masing bidang kerja,” ungkap Margaretta Christita, S.Hut.  “Setelah kegiatan ini kami juga akan tetap mendampingi kelompok tani pada saat pra panen dan pemeliharaan pasca panen,” lanjut Hendra S. Mokodompit, teknisi dari BP2LHK Manado.

Berdasarkan pengalaman dari pembinaan kelompok tani yang pernah dilakukan oleh BP2LHK Manado, kendala utama kegiatan pengembangan pemanfaatan sabut kelapa sebagai media tumbuh jamur tiram putih adalah inkonsistensi kelompok tani. “Pekerjaan budidaya jamur tiram putih memerlukan ketekunan dan tidak dapat diperoleh hasil yang instan sehingga kelompok harus solid dan konsisten untuk dapat bertahan hingga hasil yang diharapkan,” tutur peneliti BP2LHK Manado.***(MC).

Dokumentasi                   : Tim jamur

Artikel terkait                 :

Kemitraan PB2LHK Manado dan PT. Cargill Indonesia-Amurang Sosialisasikan Budidaya Jamur Tiram Putih dengan Media Sabut Kelapa

Manfaatkan Sabut Kelapa, Komunitas Tani Organik Pulau Bangka Kembangkan Jamur Tiram bersama BP2LHK Manado dan Yayasan Suara Pulau

Anoa Breeding Centre Manado Berbagi Cerita sebagai Narasumber dalam

In-house Training Breeding Semi Alami Anoa di Makassar

Kerjasama Antar Stakeholder dan Pendampingan Intensif Sebagai Solusi Budidaya Jamur Tiram dengan Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa

Budidaya Jamur Tiram di Ujung Pulau Sulawesi

BP2LHK Manado Bina Kelompok Tani Kembes 2 Mengubah Limbah Sabut Kelapa Menjadi Media Jamur

BPK Manado Rangkul Masyarakat Kima Atas Melalui Gelar Teknologi

Masyarakat Menjadi Prioritas Gelar Teknologi Jamur dan Kelapa BPK Manado

 

BPK Manado Kembangkan Budidaya Jamur Tiram Putih dengan Media Limbah Sabut Kelapa

------------------------------------------------------------------------------------

------------------------------------------------------------------------------------

 

Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado

Jl. Raya Adipura Kel. Kima Atas, Kec. Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Indonesia)

Email :

Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya

Website :

www.manado.litbang.menlhk.go.id

www.balithut-manado.org

E-Jurnal :

http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JWAS

 

 


 

Share