(BP2LHK MANADO) Konservasi exsitu satwa liar menjadi salah satu pilihan untuk mendukung kelestarian suatu jenis satwa liar dari ancaman kepunahan yang dilakukan di luar habitat aslinya. Dalam manajemen konservasi  exsitu satwa liar, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan, salah satunya adalah kesehatan.

Rahma Suryaningsih, S.Hut, M.Hut, salah satu peneliti di Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado (BP2LHK Manado) mengatakan hidup dan beraktivitas di luar habitat aslinya, tentu saja tidak mudah bagi satwa liar sehingga akan memerlukan proses adaptasi yang panjang. “Dalam proses adaptasi tersebut, masalah-masalah kesehatan pada satwa sangat rentan untuk terjadi. Oleh karena itu, manajemen kesehatan secara rutin dan berkala menjadi penting untuk dilakukan dalam menunjang keberlangsungan hidup satwa liar tersebut,” kata Rahma.

Anoa Breeding Centre (ABC) BP2LHK Manado sendiri menurut Rahma telah menerapkan manajemen kesehatan, diantaranya pemeriksaan kesehatan rutin terhadap kondisi anoa yang dapat dilihat dari kondisi fisik anoa secara inspeksi, frekuensi makan, konsistensi feses, dan kejernihan urin. Rahma juga menambahkan apabila keadaan anoa dalam kondisi tidak baik atau sehat, maka dilakukan pengobatan sesuai dengan diagnosa yang dilakukan.

Lebih lanjut drh. Adven TAJ Simamora, Dokter hewan di ABC juga menambahkan bahwa beberapa jenis pengobatan juga diberikan kepada anoa selain pengobatan rutin. “Beberapa jenis pengobatan yang dilakukan terhadap anoa di ABC salah satu diantaranya pemberian obat cacing Oxfendazole dan anthelmintik berspektrum luas jenis lainnya secara berkala, jadwal pemberian diberikan setiap per 4-6 bulan sekali, berfungsi untuk pengendalian infeksi endo parasit pada anoa,” tambah Adven.

Selain itu menurut Adven, vitamin seperti B12 dan Vitamin A, D dan E juga diberikan dalam keadaan-keadaan tertentu seperti anoa menunjukkan kondisi yang kurang baik, adanya stress pada anoa akibat handling, perubahan cuaca, dan anoa yang sedang bunting. Vitamin ini berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan dan kekebalan tubuh terhadap penyakit.

ABC merupakan salah satu lokasi konservasi exsitu anoa, satwa liar endemik khas Pulau Sulawesi yang dilindungi dan terancam kepunahan akibat adanya perburuan liar dan kerusakan habitat. Dalam pemeliharaan anoa secara exsitu di ABC, manajemen kesehatan menjadi hal penting yang dilakukan karena erat kaitannya dengan kemampuan reproduksi anoa untuk mendukung peningkatan populasi anoa secara exsitu. Kunci keberhasilan ABC salah satunya dengan menerapkan manajemen kesehatan yang baik sehingga telah menghasilkan tiga kelahiran anoa hasil perkawinan alami.